Misteri Burung Hantu

Burung hantu sering dikaitkan dengan penampilan mereka yang khas. Mereka adalah makhluk ceria yang dengan mudah menarik perhatian dan membangkitkan rasa ingin tahu setiap orang. Namun, karena mereka kebanyakan aktif di malam hari, mereka sering terlihat misterius dan sulit untuk terlihat.


Berikut beberapa misteri dan fakta menarik tentang burung hantu yang dapat membantu dalam mengajarkan Anda lebih banyak informasi penting tentang makhluk menakjubkan ini.


1. Burung hantu memiliki kemampuan pendengaran yang luar biasa. Fitur terbesar mereka adalah lagi-lagi kemampuan pendengaran mereka yang sangat sensitif, yang mengimbangi kurangnya penglihatan di malam hari dengan tidak adanya cahaya bulan. Meskipun burung hantu tidak memiliki telinga eksternal, mereka memiliki lubang telinga besar yang membentuk dua celah dalam yang dalam di kedua sisinya. Lubang telinga ini hampir sebesar kepala mereka, dan bulu di kepala selalu menyembunyikan celah tersebut. Terdapat tutup di bagian depan dan belakang lubang telinga burung hantu, yang mengontrol ukuran lubang telinga dan menyesuaikan fungsi pendengaran mereka. Bulu di sekitar lubang telinga burung hantu membentuk corong yang mengumpulkan gelombang suara, meningkatkan resolusi gelombang suara dan memungkinkan penempatan suara. Itulah sebabnya struktur ini membuat pendengaran burung hantu 5-10 kali lebih sensitif daripada manusia, sehingga membuat mereka sangat ahli dalam mendeteksi bahkan suara terkecil yang dibuat oleh tikus liar.


2. Mata burung hantu tidak bisa bergerak dan tetap pada satu posisi. Pada retina matanya, terdapat banyak sel batang tetapi tidak ada sel kerucut, sehingga bagian dalam matanya membentuk silinder bukan bola. Anda tidak pernah melihat burung hantu menggelengkan kepala, namun Anda dapat melihat burung hantu yang akan merotasi lehernya yang akan mencapai sudut yang luar biasa.



3. Burung hantu adalah burung berkaki dua, yang artinya kakinya memiliki dua jari kaki ke depan dan dua jari kaki ke belakang. Berbeda dengan kebanyakan burung berkaki dua lainnya, burung hantu dapat memutar satu jari kaki belakang untuk membantunya meraih dan berjalan.



4. Burung hantu buta warna, inilah yang membedakannya dari burung lain yang dapat membedakan warna. Mereka tidak dapat mengenali warna karena tidak ada sel kerucut pada retina mereka. Walaupun persepsi warna membantu burung seperti gagak untuk menemukan tempat untuk mendarat saat terbang di ketinggian dan menangkap serangga, ini tidak berlaku untuk burung hantu.



5. Burung hantu dapat terbang dengan senyap. Terbang senyap burung hantu disebabkan oleh beberapa faktor pengurangan suara. Bentuk dan struktur sayap dan bulu terbang primer mereka memainkan peran penting dalam mengurangi suara. Sejumlah besar rambut halus yang tersebar di bagian tubuh lain burung hantu, bersama dengan kulit dan struktur subkutan mereka, berkontribusi pada penyerapan suara dan mengurangi kebisingan. Sifat mekanik bulu burung hantu juga berkontribusi pada pengurangan kebisingan dan penyerapan suara, menjadikan struktur bulu mereka sangat rumit.



Burung hantu adalah pemburu terampil dengan paruh pendek dan kuat yang memiliki ujung melengkung, kaki yang kuat, dan cakar melengkung untuk menangkap dan merobek mangsa. Dengan bantuan pendengaran dan penglihatan yang tajam, burung hantu dapat menilai letak mangsa dan meluncurkan "serangan kilat" secara senyap pada mereka. Burung hantu dapat menyesuaikan posisi mangsanya kapan saja, membuat serangannya cepat dan tegas.