Sensasi di Udara

Paragliding berasal dari Eropa pada awal tahun 1970 an, ketika beberapa pendaki mulai terjun payung dari pegunungan. Hal ini menandai kelahiran sebuah proyek olahraga penerbangan baru.


Parasut payung persegi digunakan sebagai ide dasar dalam menciptakan paragliding pertama.


Awalnya, paragliding digunakan untuk turun dengan kecepatan terbang yang cepat dan baik dalam hal keamanan. Selama 20 tahun terakhir, paragliding telah berevolusi dengan waktu penerbangan terpanjang saat ini bisa mencapai 17 jam dengan jarak penerbangan terjauh melebihi 300 kilometer.



Olahraga ini mencerminkan komunikasi yang unik antara manusia dan alam, dimana ini disukai oleh mereka yang suka mengagumi keindahan alam.


Paragliding memiliki ratusan ribu penggemar di seluruh dunia. Olahraga ini mengombinasikan fitur terjun payung dan hang gliding. Dalam kata lain, paraglider adalah gabungan performa parasut payung persegi di ketinggian tinggi yang menyerupai hang glider.



Selama paragliding, peselancar udara mengendalikan arah dan kecepatan parasut melalui efek angin dan gravitasi, memungkinkan mereka terbang dan meluncur di udara.


Paragliding adalah olahraga yang tidak membutuhkan banyak usaha fisik, dan seluruh peralatan hanya memiliki berat sekitar 20 kilogram. Paragliding adalah kendaraan terbang bebas yang biasanya lepas landas dari lereng Alpen atau bisa juga ditarik.


Paragliding menggunakan kedua kaki untuk lepas landas dan mendarat, dengan peralatan yang berbeda dari parasut yang digunakan dalam skydiving pesawat terbang. Kontemporer dapat naik ke ketinggian lebih dari 4.000 meter, dan jarak penerbangan lurus maksimum dapat melebihi 400 kilometer.


Paragliding adalah olahraga ramah lingkungan, tidak menghasilkan polusi atau kebisingan, dan memiliki dampak yang sangat kecil pada lingkungan alam. Selama paragliding, skydiver dapat menikmati keindahan luar biasa dan pemandangan alam dari atas udara, serta merasakan pesona dan misteri alam.



Namun, paragliding adalah olahraga ekstrem yang membutuhkan keberanian, keahlian, dan pengalaman. Skydiver harus menjalani pelatihan dan sertifikasi profesional untuk berpartisipasi dalam olahraga ini.



Sebelum skydiving, mereka harus menjalani pemeriksaan fisik yang ketat untuk memastikan bahwa kondisi fisik mereka dapat beradaptasi dengan lingkungan skydiving di ketinggian yang tinggi. Selain itu, skydiver harus mengenakan perlengkapan yang sesuai, termasuk perlengkapan skydiving, parasut, dan perlengkapan keselamatan.


Bagi pemula, ada beberapa catatan yang harus dipertimbangkan. Mereka harus menghindari lereng bukit serta berlatih di tanah yang lebar dan datar tanpa hambatan. Ketika kecepatan angin terlalu kuat, itu mungkin akan tidak efektif untuk seorang pemula, dan lebih baik membiarkan mereka merasakan kecepatan angin, tekanan angin, dan manipulasi payung melalui tarikan.



Sebelum penerbangan lintas negara, penting untuk menghubungi orang yang bertanggung jawab atas lapangan atau pemimpin tim. Para pilot lokal juga harus melakukan konsultasi untuk mendapatkan saran sebelum penerbangan lapangan pertama. Terakhir, memperoleh data meteorologi lokal yang relevan juga sangat penting.


Paragliding bukan hanya olahraga ekstrem tetapi juga sangat menggembirakan. Skydiving pada ketinggian yang tinggi dan kemudian terbang, lalu meluncur di udara tentunya akan memberikan sensasi unik dan kebebasan pada seseorang. Meskipun paragliding mungkin bisa saja berbahaya, akan tetapi skydiver dapat mengurangi risiko kecelakaan melalui pelatihan yang ketat dan perlengkapan keselamatan yang canggih.



Paragliding adalah olahraga yang dicintai banyak orang karena kombinasi uniknya dari penerbangan, kebebasan, dan alam. Ini membutuhkan keterampilan dan pengalaman, tetapi setelah seseorang menguasai tekniknya, tentu saja ini bisa menjadi salah satu pengalaman paling mendebarkan dan menyenangkan dalam hidup seseorang.